Press "Enter" to skip to content

Siginjai Antologi 43 Penyair Jambi Seperti Siginjai

Akankah antologi puisi Sepecuk Jambi Sejuta Puisi “Siginjai Kata-kata”
menjadi pustaka yang melegenda seperti Keris Siginjai?(Keris Siginjai
adalah senjata tradisional Jambi yang dikenal milik Raja Rangkayo Hitam,
seorang raja Jambi yang gagah berani. Disebut Siginjai karena keris ini
dahulu sering disimpan dirambut Rangkayo Hitam sebagai tusuk konde
(Ginjai). Sehingga kelamaan keris ini disebut keris siginjai).
Ada kesamaan proses antara antologi itu dengan keris Siginjai yaitu
keragaman bahan. Antologi Siginjai Kata-kata merekrut berbagai puisi
dari penyair segala umur dari seluruh Jambi. Sebuah kearifan
penyelenggara akan penghargaan kepada insan sastra apa pun usianya dan
popularitasnya, yang patut menjadi teladan bahwa penyelenggara membuang
ego yang biasa terdapat pada diri penyair. Begitu pun keris Siginjai ini
terbuat dari bahan-bahan berupa kayu, emas, besi, dan nikel.
Bilah/Wilahan Keris Siginjai panjang lebih kurang 39 cm dan berlekuk
(luk) 5. keris Siginjai tidak telah menjadi lambang mahkota kesultanan
Jambi sebagai lambang pemersatu rakyat Jambi. Sultan terakhir yang
memegang benda kerajaan itu adalah Sultan Achmad Zainuddin pada awal
abad ke 20.
Asro Al Murthawy Pamenang
agaknya tepat mengambil judul ini, sehingga buku puisi ini memiliki
kekuatan nama yang melekat dengan tradisi daerahnya. Mudah-mudahan
Siginjai dapat berlanjut agar sastra di Jambi terus hidup. Bahkan
kekuatan antologi Siginjai seperti juga disebut Dimas Arika Miharja yang
mengkata-pengantari antologi ini ada Rendezvous Candi Muara Jambi,
sebuah puisi yang memunculkan ‘ke-jambian -nya. Puisi yang juga ditulis
Arso Asro Al Murthawy Pamenang tersebut memberi makna disamping puisi-puisi 43 penyair Jambi yang lain yang tak kalah hebatnya.(rg Bagus warsono)


Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *