Press "Enter" to skip to content

Tentang Majalah Dinding

Penyair zaman doeloe memulai menulis di koran dulu baru kemudian membuat antologi pribadi, sekarang diwalik.

Jangan menganggap sepele Majah Dinding Sekolah, sebab itu bukti sekolah mengadakan literasi.

Di sekolah zaman doeloe pak guru membentuk staf redaksi majalah dinding, sekarang gurunya saja ‘ora ngerti apa itu dapur redaksi.

Yg sederhana staf redaksi yg dari siswa itu tidak menyoroti isi puisi tetapi kesesuaian dng mementum.

Disamping isi puisinya, penampilan puisi yg ditempel di majalah dinding juga ditulis indah, ada seni grafiti di sana.

Jika menjelang Hari Kartini, puisi2 di majalah dinding dipenuhi tema emansipasi.

Tidak ada puisi yg ditolak majalah dinding, kecuali dicorat-coret temennya sendiri.

Dimajalah dinding di sekolah pd waktu itu jarang puisi cinta, sebab dikomen temennya “frustrasi”.

Doeloe apresiasi di majalah dinding dpt ditulis langsung di majalah dinding itu.

Model puisi berilustrasi gambar dimulai sejak tahun 70-an.

Sekarang majalah dinding dipenuhi info pengumuman dan info patungan!

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *